Senin, 28 Oktober 2013

Sajak Pagi Hari

Hari sudah mulai berganti dan aku pun belum bisa menutup mata, seolah semua berlalu namun aku terus saja terjaga.
Badan pun lemas tiada terkira, perasaan cemas untung saja hari ini tidak ada kelas.Beban serasa bertambah meski matahari diufuk timur sudah mulai terang dan cerah.
Ku coba tuliskan rasa gundahku selama ini, beban berat seakan menjepit nurani.
Bahkan untuk memejamkan mata aku sampai tak bisa, teman ku yang biasanya ikut begadang hari ini sudah tepar duluan, tinggalah aku sendiri hanya berteman layar kaca.
Mungkin bagi sebagian orang tidur adalah hal yang begitu mudah untuk dilakukan, tapi bagi ku itu adalah suatu yang begitu sulit, saat mulai merebahkan badan,tubuh ini seolah berkata jangan kau tidur duluan.
Rasa gelisah menyelimuti setiap malam dikala aku mencoba untuk diam, sampai kadang ku putuskan untuk menenggak obat tidur agar aku mampu terlelap. Hanya saja aku takut akan terjadi kecanduan hingga niat itu pun sampai hari ini aku urungkan.
Hal macam apa sebenarnya ini adakah disana yang merasa sepertiku juga??
Entahlah mungkin sudah suratan takdir,jikalau aku harus tidur pada saat pagi hari, atau pada saat manusia yang lain mulai menata kehidupan dicerahnya pagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar